Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh variasi diameter dan posisi dimple pada velocity stack mesin bensin 155 cm³ dengan tujuan untuk meningkatkan tenaga mesin. Diameter dimple yang diuji bervariasi 0,3 cm, 0,4 cm, 0,5 cm, dan 0,6 cm serta posisi pola lurus dan silang untuk menganalisis dampaknya terhadap dinamika aliran udara dan tenaga mesin. Eksperimen dilakukan dalam kondisi terkontrol dengan metrik performa utama seperti output daya dan laju aliran udara. Hasilnya menunjukkan bahwa diameter lesung pipit sebesar 0,4 cm secara optimal meningkatkan tenaga mesin karena peningkatan turbulensi yang mendukung pencampuran udara dan bahan bakar yang lebih baik. Selain itu, pola silang pada dimple memberikan kinerja yang lebih baik daripada pola lurus karena distribusi aliran udara yang lebih merata. Temuan ini menunjukkan bahwa konfigurasi dimple tertentu dapat secara signifikan meningkatkan efisiensi dan kinerja mesin, serta peningkatan tenaga mesin bensin. This study aims to examines the effect of dimple diameter and position variations on the velocity stack of a 155 cm³ gasoline engine with the aim of increasing engine power. The tested dimple diameters varied 0.3 cm, 0.4 cm, 0.5 cm, and 0.6 cm and the positions of the straight and cross patterns to analyze their impact on airflow dynamics and engine power. The experiments were conducted under controlled conditions with key performance metrics such as power output and airflow rate. The results show that a dimple diameter of 0.4 cm optimally increases engine power due to increased turbulence which favors better air and fuel mixing. In addition, the cross pattern in the dimple provides better performance than the straight pattern due to more even airflow distribution. These findings suggest that certain dimple configurations can significantly improve engine efficiency and performance, as well as gasoline engine power gains.
Copyrights © 2025