Selama masa pandemi, terdapat sejumlah tenaga kesehatan yang memiliki berbagai peran selain menjadi tenaga kesehatan sebagai garda depan mereka juga merupakan seorang ibu untuk anaknya, istri untuk suaminya. Penelitian ini bertujuan melihat dinamika dukungan pasangan yang diberikan oleh suami dari tenaga kesehatan dengan Subjective Well BeingĀ yang dimiliki tenaga kesehatan yang juga seorang Ibu. Penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel merupakan tenaga kesehatan Rumah Sakit Awal Bros Batam yang diambil menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 152 orang, dengan kriteria tenaga kesehatan yang juga berperan sebagai Ibu. Instrumen yang dipakai dalam penelitian ini ada dua yaitu Satisfaction with Life Scale (SWLS) dan Positive Affect Negative Affect Scale (PANAS). Data diuji menggunakan korelasi Product Moment Pearson dari SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya korelasi dengan tingkat hubungan yang cukup kuat dan positif. Subjective Well Being yang dimiliki sebagian besar tenaga kesehatan berada pada kategori sangat tinggi (56 responden), demikian juga dengan dukungan yang diberikan pasangan (46 responden). Dukungan yang diperoleh dari pasangan, dipercaya dapat meningkatkan subjective well being, sehingga mereka mampu menyeimbangkan kehidupan pribadi maupun kerja.
Copyrights © 2024