Penelitian ini membahas dampak volatilitas makroekonomi dan kondisi internal perbankan terhadap pembiayaan bank umum syariah. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Teknik purposive sampling adalah pengambilan sampel dengan menggunakan beberapa pertimbangan tertentu sesuai dengan kriteria yang diinginkan untuk dapat menentukan jumlah sampel yang akan diteliti. Dalam penelitian ini Terdapat 12 sampel bank dari Bank Umum Syariah (BUS) yang terdiri dari: yaitu Bank Aceh Syariah, BPD Riau Kepri Syariah, BPD Nusa Tenggara Barat Syariah, Bank Muamalat Indonesia, Bank Victoria Syariah, Bank Jabar Banten Syariah, Bank Syariah Indonesia, Bank Mega Syariah, Bank Panin Dubai Syariah, Bank Syariah Bukopin, BCA Syariah, Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah. Penelitian ini menggunakan uji regresi generalized method of moment untuk meneliti hubungan antara variabel dependen dan bebas. Hasil dari penilitian ini menunjukkan bahwa variabel Inflasi tidak berpengaruh terhadap Pembiayaan Bank Umum Syariah, variabel GDP berpengaruh terhadap Pembiayaan Bank Umum Syariah, variabel Kurs tidak berpengaruh terhadap Pembiayaan Bank Umum Syariah periode, variabel ROA berpengaruh terhadap Pembiayaan Bank Umum Syariah, variabel FDR tidak berpengaruh terhadap Pembiayaan Bank Umum Syariah, variabel Ekuitas tidak berpengaruh terhadap Pembiayaan Bank Umum Syariah, variabel Corporate Governance tidak berpengaruh terhadap Pembiayaan Bank Umum Syariah.
Copyrights © 2024