Pendidikan tinggi merupakan usaha yang dilakukan secara berkelanjutan dalam rangka peningkatan kualitas setiap individu yang disesuaikan dengan tuntutan pendidikan pada abad ke-21. Tujuan pembelajaran abad ke-21 menuntut mahasiswa mempunyai standar kemampuan dalam berpikir dan bekerja untuk kecakapan hidupnya, oleh karena itu proses pembelajaran hendaknya harus disesuaikan dengan pembiasaan terhadap kemampuan berpikir mahasiswa. Urgensi penelitian ini yaitu pendidik dituntut untuk berinovasi mengembangkan kualitas individu mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kelayakan pengembangan modul pembelajaran berbasis problem-based learning pada mata kuliah kimia dasar dapat menjadi solusi dalam inovasi bahan ajar yang mempunyai pengaruh positif terhadap kemampuan berpikir mahasiswa. Metode penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) mengadaptasi model pengembangan 4D Thiagarajan yang terdiri dari define, design, develop dan disseminate. Produk pembelajaran dilakukan validasi oleh expert judgment, uji kelayakan oleh reviewer dan uji keterbacaan oleh mahasiswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran kimia dasar berbasis problem-based learning untuk mahasiswa khususnya program studi Farmasi sangat layak digunakan. Hal ini bedasarkan hasil validasi dari expert judgment, uji kelayakan dari reviewer, dan uji keterbacaan oleh mahasiswa termasuk kategori sangat baik atau sangat layak.
Copyrights © 2025