Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan fakto-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan Alfamidi Cabang Palu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif kausal. Populasi penelitian ini adalah karyawan Alfamidi Cabang Palu berjumlah 411 orang. Teknik penarikan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 80 orang. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis Wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor Gaji/Kesejahteraan dalam menentukan tingkat ketidakpuasan kerja terkategori tidak memuaskan dengan nilai Z hitung sebesar –3,932 dengan tingkat probabilitas 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa gaji yang rendah berakibat pada terciptanya motivasi kerja yang rendah; motivasi yang rendah berakibat pada kinerja yang rendah. Faktor Hubungan Antar Pribadi/Rekan Kerja dalam menentukan tingkat ketidakpuasan kerja terkategori tidak memuaskan dengan nilai Z hitung sebesar Z = -1.989 dengan tingkat probabilitas 0,047, sehingga dapat disimpulkan bahwa hubungan diantara rekan kerja yang kurang harmonis akan berakibat pada terciptanya motivasi kerja yang rendah; motivasi kerja yang rendah berakibat pada kinerja yang rendah. Faktor Mutu supervisi dalam menentukan tingkat ketidakpuasan kerja terkategori tidak memuaskan dengan nilai Z hitung sebesar -3.576 dengan tingkat probabilitas dua 0,000, sehingga dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan supervisi yang tidak tepat berakibat pada terciptanya motivasi kerja yang rendah; motivasi kerja yang rendah berakibat pada kinerja yang rendah. Faktor Karakteristik Pekerjaan dalam menetukan tingkat kepuasan kerja terkategori tidak memuaskan, sehingga dapat disimpulkan bahwa ketidakmampuan melaksanakan tugas secara profesional berakibat pada terciptanya motivasi kerja yang rendah; motivasi kerja yang rendah berakibat pada kinerja yang rendah. Faktor Promosi dalam menentukan tingkat kepuasan kerja terkategori tidak memuaskan dengan nilai Z hitung sebesar -2.183 dengan tingkat probabilitas 0,029, sehingga dapat disimpulkan bahwa promosi yang merupakan suatu penghargaan atas prestasi kerja karyawan yang kurang layak dan tidak adil berakibat pada terciptanya motivasi kerja yang rendah; motivasi kerja rendah berakibat pada kinerja yang rendah.
Copyrights © 2024