Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA)
Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora

Makna Simbolik Ritual E’eruk pada Orang Mentawai

Agustinus Agustinus (Universitas Andalas)
Sri Setyawati (Universitas Andalas)
Maskota Delfi (Universitas Andalas)



Article Info

Publish Date
26 Nov 2024

Abstract

Penelitian ini membahas tentang makna simbolik ritual atau Puliaijat E’eruk yang merupakan salah satu pranata sosial religius masyarakat Mentawai yang berusaha menjalin komunikasi dengan alam gaib atau roh. Penelitian ini dilakukan di Desa Matotonan, Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif etnografi dengan menggunakan teori makna simbolik Victor Turner. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengamatan, observasi partisipasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan audiovisual, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan temuan peneliti sebanyak 26 simbol yang terdapat dalam pelaksanaan ritual E’eruk (pembersihan diri) salah satunya adalah daun aileleppet (daun ungu/Graptophyllum sp) yang digunakan oleh sikerei sebagai simbol kesejukan. Simbol-simbol tersebut sebagai representasi kehidupan masyarakat Mentawai khususnya di Rereiket dan sekaligus sebagai identitas kebudayaan masyarakat Mentawai. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa melalui ritual E’eruk masyarakat Mentawai menjaga keseimbangan alam serta cara beradaptasi dengan gejala alam, lingkungan dan spiritual yang dilakukan melalui ritual yang sakral. Kata Kunci: Arat Sabulungan, Makna Simbolik, Mentawai, Puliaijat E’eruk.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

KAGANGA

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora memuat artikel hasil penelitian baik penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan mixed method yang terkait dengan bidang. Pendidikan Sejarah dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) meliputi bidang ilmu dan praktik pendidikan, ...