Penelitian ini bertujuan mengetahui problematika penangan stunting di “Desa M” dan mengevaluasi program makan bersama yang sudah dilakukan sebagai upaya penanganan stunting. Metode penelitian yang digunakan adalah Forum Group Discussion (FGD) dengan informan-informan yang merupakan anggota Pos Gizi, serta studi literatur dari pembahasan stunting dan kebudayaan. Hasil analisis menunjukkan perlunya evaluasi program makan bersama yang telah berhenti serta pencarian solusi alternatif. Pemanfaatan praktik makan berbasis tradisi lokal seperti tradisi papahare dapat menjadi solusi yang dapat dimaksimalkan karena dapat disesuaikan dengan kondisi masyarakat dan dapat relevan dengan kebutuhan praktis dalam penanganan stunting. Simpulan penelitian yaitu kendala yang ada perlu dievaluasi untuk mendapatkan jalan keluar yang terbaik agar tujuan program dapat tercapai. Tradisi papahare dimungkinkan dapat diaplikasikan sebagai alternatif dalam pencegahan stunting berdasarkan permasalahan yang telah ditemukan. Kata Kunci: Penanganan Stunting, Program Makan Bersama, Tradisi Papahare.
Copyrights © 2024