Penelitian ini bertujuan untuk membahas konsep ilmu dalam perspektif Al-Qur’an dengan fokus pada sumber ilmu, klasifikasinya, dan etika dalam menuntut ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan posisi ilmu dalam Islam, sumber utama ilmu menurut Al-Qur'an, serta bagaimana umat Islam seharusnya mempraktikkan etika menuntut ilmu. Pendekatan kualitatif digunakan dengan merujuk pada tafsir Al-Qur'an, literatur klasik Islam, dan pemikiran ulama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilmu dalam Al-Qur'an mencakup berbagai bidang, baik agama maupun sains, dengan sumber utama yang meliputi wahyu, alam semesta, diri manusia, dan sejarah umat manusia. Ilmu diklasifikasikan menjadi ilmu ladunni (langsung dari Allah) dan ilmu kasbi (hasil usaha manusia). Selain itu, Islam menekankan pentingnya adab dalam menuntut ilmu, seperti niat yang ikhlas, penghormatan terhadap guru, dan pemanfaatan waktu secara bijak. Temuan ini menggarisbawahi bahwa ilmu bukan sekadar pengetahuan teknis, tetapi juga sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan berkontribusi pada kesejahteraan umat manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengintegrasian ilmu agama dan umum, sebagaimana dianjurkan oleh Al-Qur'an, dapat mengatasi dikotomi ilmu dan memberikan arah yang harmonis dalam kehidupan umat Islam.
Copyrights © 2024