Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menjelaskan penerapan Metode Pembelajaran Konseling atau CLM dalam pembelajaran bahasa Arab di perguruan tinggi. Metode ini merupakan salah satu metode pembelajaran bahasa yang dikembangkan oleh beberapa ahli terkemuka dan dianggap sebagai peletak dasar yaitu Charles Curren dan Paul La Forge. Hasil penelitian menunjukkan terdapat lima tahapan psikologis yang harus dilalui siswa, yaitu Tahap Embrionik, Tahap Penegasan Diri, Tahap Eksistensi Terpisah, Tahap Eksistensi Terpisah, dan Tahap Mandiri. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa kelebihan dan kekurangan yang dapat ditimbulkan jika menggunakan metode ini. Kelebihannya antara lain metode ini dapat meningkatkan kemandirian klien dalam belajar karena orientasi pembelajaran ada pada peserta didik itu sendiri. Adapun kekurangannya, metode ini dinilai mempunyai tingkat evaluasi yang agak rumit terutama untuk pelaksanaan tes formatif dan tes sumatif dibandingkan evaluasi dengan menggunakan metode lain.
Copyrights © 2024