Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan problem based learning pada kemampuan menyelesaikan soal cerita materi pecahan pada peserta didik kelas V di SD Negeri Cilegon IX. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi eksperimen dan design nonequivalent control group design. Terdapat dua kelas dalam penelitian ini yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen sebanyak 16 orang peserta didik yang diberikan perlakuan dengan penerapan problem based learning dan kelas kontrol sebanyak 16 orang peserta didik yang menerapkan direct learning dalam kegiatan pembelajaran matematika materi pecahan. Pengumpulan data yang digunakan pada penelitian yaitu lembar observasi, pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis statistika inferensial dan analisis deskriptif kualitatif. Hasii penelitian adalah kemampuan menyelesaikan soal cerita pada materi pecahan dengan penerapan problem based learning lebih baik daripada direct learning. Aktivitas belajar peserta didik pada aspek visual, menulis dan lisan dengan penerapan problem based learning mengalami peningkatan dari 66,1% menjadi 85,9% dengan rata-rata 76,8% dan berada pada kriteria aktif.
Copyrights © 2024