AIJER: Algazali International Journal Of Educational Research
Vol. 7 No. 1 (2024): OKTOBER (2024)

Implementasi Manajemen Berbasis Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Madrasah Aliyah DDI Cambalagi Kabupaten Maros

Ma'ruf, Muhammad Wajedi (Unknown)
Burga, Muhammad Alqadri (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) implementasi manajemen berbasis madrasah (2) mutu pendidikan madrasah, dan (3) faktor pendukung dan penghambat implementasi manajemen berbasis madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Objek penelitian ini adalah Madrasah Aliyah DDI Cambalagi, Kabupaten Maros. Informan dipilih secara purposif, yakni kepala madrasah, guru dan peserta didik Madrasah Aliyah DDI Cambalagi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Madrasah Aliyah DDI Cambalagi mengimplementasikan Manajemen Berbasis Madrasah dengan memperhatikan efektivitas dan efisiensi pendidikan, tata pengelolaan madrasah, SDM yang berkualitas, dan tingginya partisipasi masyarakat. Mutu pendidikan Madrasah Aliyah DDI Cambalagi didasarkan pada input, proses, dan output pendidikan. Hal ini dapat dilihat pada kiprah alumni dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, baik di Indonesia maupun di luar negeri, serta beberapa alumni yang berkiprah sebagai ustadz di daerah tempat tinggal masing-masing. Faktor pendukung implementasi manajemen berbasis madrasah, di antaranya: (a) Kepemimpinan dan manajemen sekolah yang baik, (b) peningkatan kualitas sumber daya manusia, (c) kondisi sosial, ekonomi, dan apresiasi masyarakat terhadap pendidikan, (d) profesionalisme pendidik, serta (e) mengadakan sarana dan prasarana. Faktor penghambat, di antaranya: (a) Perhatian pemerintah, (b) sarana dan prasarana yang belum memadai, dan (c) kurangnya tenaga pendidik dan kependidikan.

Copyrights © 2024