Telah dilakukan penelitian mengenai produksi bioetanol dari rumput gajah menggunakan metode hidrolisis kimiawi menggunakan katalis asam klorida (HCl). Penggunaan biomassa rumput gajah sebagai bahan baku karena memiliki potensi untuk dijadikan sebagai bahan baku dalam produksi bioethanol sebagai energy terbarukan. Pada proses hidrolisis dilakukan optimasi pada variasi waktu pemanasan sedangkan pada proses fermentasi dilakukan optimasi pada variasi konsentrasi inokulum. Hidrolisat yang diperoleh pada proses hidrolisis selanjutnya dilakukan analisis gula pereduksi menggunakan metode DNS pada instrumen UV-Vis. Waktu pemanas yang menghasilkan kadar gula tertinggi digunakan untuk proses fermentasi. Bioetanol yang dihasilkan dari proses fermentasi dimurnikan menggunakan alat distilasi bertingkat. Kadar gula pereduksi yang diperoleh pada penelitian ini sebesar 53,54 g/L pada waktu pemanasan 60 menit. hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat kandungan bioetanol karena terjadi perubahan warna dari jingga menjadi biru pada hasil analisis kualitatif bioetanol. Konsentrasi bioetanol tertinggi diperoleh pada konsentrasi inokulum 8% yaitu sebesar 45% yang dianalisis menggunakan alat hand refractometer dan 42,92% yang dianalisis menggunakan GC-FID.
Copyrights © 2024