Tujuan penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan uji kepraktisan bahan ajar hasil pengembangan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang merupakan bagian dari penelitian pengembangan dengan desain model pengembangan Dick and Carey. Dengan demikian artikel ini khusus membahas bagian implementasi sebagai lanjutan dari tahap pengembangan yaitu uji kepraktisan bahan ajar. Uji kepraktisan bahan ajar dilakukan dengan menggunakan angket kepraktisan bahan ajar yang ditinjau dari tiga aspek yaitu kemudahan penggunaan, kemenarikan sajian, dan kebermanfaatan bagi pengguna. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester III Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang mengambil konsentrasi mata kuliah bahasa dan sastra daerah. Hasil dan pembahasan menunjukan bahwa dari hasil rekapitulasi pada saat uji kepraktisan dari uji one to one didapat hasil berjumlah 82,66% masuk kategori sangat praktis. Sementara uji small group didapat 84,57% masuk kategori sangat praktis. Dengan demikian bahan ajar hasil pengembangan sangat praktis digunakan oleh mahasiswa dan dosen mata kuliah bahasa dan sastra daerah.
Copyrights © 2024