Penelitian ini mengkaji konstruksi realitas sosial dalam jurnalisme investigasi melalui analisis naratif terhadap laporan mendalam Tempo periode 2020-2024. Menggunakan paradigma konstruktivisme dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menganalisis 12 laporan investigasi Tempo tentang korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Metode analisis naratif dikombinasikan dengan critical discourse analysis untuk mengungkap bagaimana Tempo mengonstruksi realitas sosial melalui struktur narasi, karakterisasi, dan framing isu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tempo menggunakan struktur naratif yang konsisten dengan pola pembuka yang kuat (83% menggunakan scene setting), pengembangan karakter yang kompleks, dan integrasi bukti yang sistematis. Transformasi digital telah mendorong adaptasi format penyajian dengan pengembangan konten multiplatform (92% adaptasi mobile) dan penggunaan elemen interaktif. Laporan investigasi Tempo terbukti menghasilkan dampak signifikan, termasuk pengunduran diri pejabat (3 kasus), investigasi resmi (7 kasus), dan perubahan kebijakan (4 kasus). Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan model analisis naratif jurnalistik dan implikasi praktis bagi pengembangan jurnalisme investigasi di era digital.
Copyrights © 2021