Tanaman Kyuri (Cucumis sativus L.) adalah sayuran populer kaya gizi dan memiliki beragam manfaat kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respon pertumbuhan dan hasil tanaman Kyuri (Cucumis sativus L.) terhadap penggunaan agens hayati sebagai biomatriconditioning benih, yang diintegrasikan dengan media tanam berbeda. Agens hayati yang digunakan, seperti Mikoriza sp., Trichoderma sp. dan Beauveria sp. berperan sebagai pemacu pertumbuhan dengan meningkatkan penyerapan nutrisi serta meningkatkan resistensi tanaman terhadap patogen. Media tanam yang diuji meliputi campuran blotong, abu ketel, arang sekam, tanah, cocopeat dan pupuk kandang. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) secara faktorial, di mana faktor pertama adalah perlakuan biomatriconditioning, sedangkan faktor kedua adalah jenis media tanam. Dari kedua faktor ini diperoleh 12 kombinasi perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah kombinasi B2M2, yaitu penggunaan agens hayati Trichoderma sp. yang dikombinasikan dengan arang sekam sebagai biomatriconditioning, dan diintegrasikan dengan media tanam blotong + arang sekam. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa integrasi antara agens hayati biomatriconditioning dan media tanam yang berbeda memberikan pengaruh signifikan terhadap semua parameter pertumbuhan dan hasil tanaman Kyuri (Cucumis sativus L.), sehingga dapat direkomendasikan sebagai metode optimal dalam budidaya tanaman Kyuri.
Copyrights © 2024