Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Pesing, Kabupaten Bantul, menggunakan metode weight factor matchingdan arithmetic matching untuk pengelolaan berkelanjutan berdasarkan klasifikasi Arsyad (1989). Fokus penelitian terletak di Desa Segoroyoso, Kecamatan Pleret, yang berbatasan administratif dengan beberapa desa tetangga. Survei lapangan dan analisis laboratorium dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa geomorfologi menjadi faktor utama yang memengaruhi kemampuan lahan di DAS Pesing. Satuan bentuklahan yang dianalisis mencakup bagian atas perbukitan struktural berbatuan andesit, bukit sisa, perbukitan monoklin, bagian bawah perbukitan struktural berbatuan pasir tufan, bagian bawah perbukitan struktural berbatuan pasir, dataran banjir, plain, dan bagian atas perbukitan struktural berbatuan pasir tufan yang diberi urutan nomor satuan lahan dari 1 hingga 8. Metode weight factor matching menghasilkan kelas kemampuan lahan IVd, VIIIs, IVr, VId, VIIIs, II, II, IVs untuk satuan bentuk lahan 1 hingga 8 secara berurutan. Sementara itu, metode arithmetic matching menghasilkan kelas IIId, Vf, IIIs, IIIr, VIIf, II, II, IIIs untuk satuan bentuk lahan yang sama. Hasil ini memberikan pemahaman yang lebih holistik tentang variasi kemampuan lahan di DAS Pesing, memungkinkan penerapan strategi pengelolaan berkelanjutan yang lebih tepat dan efektif.
Copyrights © 2024