Tenaga kerja asing di Jepang, termasuk dari Indonesia, sering menghadapi tantangan interaksi sosial akibat perbedaan budaya, kepercayaan, dan musim. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pentingnya kompetensi komunikasi antarbudaya untuk mencegah kesalahpahaman dalam lingkungan kerja multikultural. Menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antarbudaya menjadi faktor utama dalam menciptakan kenyamanan dan efisiensi kerja. Kompetensi ini memfasilitasi pekerja rumah tangga Indonesia dalam berinteraksi secara efektif dengan rekan kerja dan tim di Jepang.
Copyrights © 2024