Anemia didefinisikan sebagai suatu keadaan dimana kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari normal. Salah satu kelompok umur yang rentan mengalami anemia adalah remaja khususnya pada remaja putri. Metode yang dilaksanakan dengan melakukan sosialisasi berupa konsumsi TTD didasarkan pada pengetahuan mengenai bahan makanan yang dapat menghambat penambahan darah dan meningkatkan produksi darah sehingga mencegah kejadian anemia pada remaja putri. Sebanyak 50% responden tidak mengetahui mengenai anemia. 57,15% responden menyatakan bahwa hati, daging dan sayur bayam merupakan sumber zat besi yang berasal dari makanan. Hasil edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan remaja serta memotivasi remaja putri untuk mengonsumsi tablet tambah darah untuk mencegah kejadian anemia dan mengonsumsi makanan bersumber zat besi serta menghindari makanan yang dapat mengganggu penyerapan zat besi di dalam tubuh.
Copyrights © 2025