Indonesia memiliki banyak tradisi dan kebudayaan yang seiring dengan perkembangan zaman mulai memudar karena adanya globalisasi yang menjadi salah satu faktor yang berpengaruh besar dalam perubahan dan pergeseran dalam pelaksanaannya. Upaya pelestarian tradisi harus terus dilakukan bersama guna mencegah punahnya identitas nasional, salah satunya melalui partisipasi masyarakat. Tujuan penelitian adalah untuk mengidentifikasi tahapan dan bentuk partisipasi masyarakat dalam melestarikan tradisi Gredoan dan mendeskripsikan kendala masyarakat dalam melestarikan tradisi Gredoan di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis interaktif Miles, Huberman dan Saldana dengan uji keabsahan data triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Macanputih ikut serta setiap tahapan partisipasi masyarakat, yakni dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan tradisi, pengambilan manfaat dan evaluasi pelaksanaan tradisi. Selain itu, masyarakat juga berpartisipasi dengan mengorbankan uang, harta benda, tenaga, dan pemikiran dalam pelestarian tradisi Gredoan tersebut. Namun, terdapat kendala dalam melestarikan tradisi Gredoan secara internal yaitu adanya perbedaan stigma masyarakat dan secara eksternal yaitu adanya pengaruh perkembangan zaman serta adanya isu SARA. Penelitian ini diharapkan dapat menambah referensi pengetahuan tentang kebudayaan tradisional, perubahan sosial budaya serta memberikan kontribusi terhadap upaya pelestarian budaya yang ada di masyarakat.
Copyrights © 2024