Penelitian ini mengkaji strategi pemberdayaan UMKM berbasis potensi lokal di Desa Ranugedang, Kabupaten Probolinggo, dalam upaya meningkatkan ekonomi masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini mengungkap potensi signifikan desa dalam pengembangan UMKM, termasuk sumber daya alam yang melimpah, keahlian lokal dalam pengolahan makanan, serta budaya dan tradisi unik. Namun, beberapa tantangan utama juga teridentifikasi, seperti keterbatasan modal, kurangnya pemanfaatan teknologi, dan strategi pemasaran yang belum optimal. Untuk mengatasi hal ini, tim peneliti menerapkan teknik Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan pelaku UMKM, pemerintah desa, dan BUMDes dalam merancang dan mengimplementasikan program aksi. Inisiatif yang dilakukan meliputi pelatihan pemasaran digital melalui e-commerce Shopee yang ditujukan kepada BUMDes sebagai pengelola, serta pendampingan dalam memperoleh legalitas usaha seperti PIRT dan NIB. Program aksi juga mencakup upaya perluasan akses pasar dengan membantu memasarkan produk UMKM ke pusat oleh-oleh ternama dan destinasi wisata populer. Hasil penelitian menunjukkan perubahan sosial yang positif, terlihat dari peningkatan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital, bertambahnya jumlah UMKM yang memiliki legalitas usaha, serta luasnya jangkauan pasar produk lokal. Kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan pelaku UMKM terbukti efektif dalam memperkuat ekosistem kewirausahaan lokal. Refleksi dari proses pemberdayaan ini menunjukkan bahwapendekatan yang komprehensif dan berkelanjutan, dengan memadukan pengembangan kapasitas, fasilitasi akses pasar, dan dukungan kelembagaan, berpotensi mengubah UMKM di Desa Ranugedang menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang tangguh dan berdaya saing global.
Copyrights © 2024