Media sosial saat ini memiliki peran yang sangat signifikan dalam kampanye politik, memberikan platform yang efektif untuk calon presiden dan wakil presiden seperti Ganjar Pranowo dan Mohammad Mahfud Mahmodin. Mereka menggunakan Instagram sebagai sarana kampanye pemilu dengan membagikan berbagai aksi sosial. Tujuan utama kampanye melalui media sosial adalah untuk mencapai audiens yang lebih luas dengan cepat dan efisien, membangun citra positif, serta meningkatkan interaksi dan keterlibatan dengan pemilih. Instagram memungkinkan mereka menampilkan kompetensi, empati, dan gaya kepemimpinan melalui konten visual yang menarik. Dengan demikian, media sosial tidak hanya menjadi alat untuk menyebarkan informasi, tetapi juga untuk pendidikan politik dan memperkuat hubungan dengan masyarakat, dilakukan secara bertanggung jawab sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Copyrights © 2024