Media video saat ini telah banyak dimanfaatkan untuk mengajar Bahasa Tionghoa, termasuk dalam kelas “Keterampilang Mendengar Bahasa Tionghoa”. Permasalahan yang sering dihadap pengajar adalah sangat banyaknya pilihan sumber video, namun tidak ada metode pemanfaatan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi media video yang sesuai untuk mata kuliah “Keterampilan Mendengar IV” di Program Studi Bahasa Mandarin Universitas Kristen Petra, (2) mengembangkan metode pemanfaatan video yang efektif dalam kelas “Keterampilan Mendengar IV”, (3) mengetahui pengaruh pemanfaatan media video terhadap keterampilan mendengar Bahasa Tionghoa. Penelitian dilaksanakan dengan tahap-tahap: (1) pengembangan rencana pembelajaran dengan memanfaatkan media video, (2) pemilihan media video dari internet berdasarkan kriteria dari studi literatur, (3) memvalidasi video yang terpilih baik dari segi materi maupun kualitas, (4) melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Tahapan ini sejalan dengan model perencanaan pengajaran ASSURE. Pengaruh pembelajaran terhadap peningkatan keterampilan mendengar diperoleh dari pre and post test. Hasil observasi dan kuesioner menunjukkan bahwa secara umum pembelajaran dengan media video membuat kelas menarik. Meskipun demikian hasil pre dan post test secara statistik tidak menemukan adanya perbedaan yang signifikan antara keterampilan mendengar sebelum dan sesudah pembelajaran. Tidak adanya perbedaan ini bisa jadi karena durasi pembelajaran yang masih kurang untuk dapat meningkatkan keterampilan mendengar secara signifikan.
Copyrights © 2024