Jumper's knee atau patellar tendinopathy merupakan kondisi yang umum terjadi di kalangan atlet, terutama dengan olahraga yang melibatkan lompatan dan gerakan eksplosif, seperti basket, voli, dan sepak bola. Kondisi ini ditandai oleh nyeri dan peradangan pada tendon patella yang menghubungkan tempurung lutut (patella) dengan tulang kering (tibia). Nyeri biasanya terlokalisasi pada bagian bawah patella dan dapat memburuk dengan aktivitas fisik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efek pemberian modalitas fisioterapi dikombinasikan dengan latihan terhadap atlet basket dengan kasus jumper’s knee. Metode penelitian ini menggunakan metode case study dengan satu pasien yang merupakan seorang atlet basket berjenis kelamin laki-laki, berusia 17 tahun. Diketahui sampel mengeluhkan nyeri dibagian bawah tempurung lutut sebelah kiri setelah latihan basket dengan sensasi nyeri seperti tertusuk-tusuk tanpa ada sensasi menjalar dan saat ini pasien menjalani rehabilitasi fisioterapi dengan pemberian intervensi berupa Ultrasound (US), TENS, dan terapi latihan. Hasil penelitian menunjukan pemberian modalitas fisioterapi yang dikombinasikan dengan latihan dapat menurunkan rasa nyeri dan peningkatan kemampuan fungsional pada pasien.
Copyrights © 2025