Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada awalnya diharapkan dapat mewujudkan pengentasan kemiskinan dan dapat mendukung kontribusi UMKM terhadap perekonomian Indonesia. Di sisi lain, menurut data Badan Pusat Statistik pada tahun 2021, terjadi penurunan persentase pekerja informal di sektor pertanian di Provinsi Riau Kabupaten Kampar sebesar 2,26%. Keberadaan dan pertumbuhan UMKM yang pesat dapat menggeser mata pencaharian lain, termasuk mata pencaharian seorang petani. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji perspektif petani terhadap program UMKM. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik survei. Sebanyak 86 responden diambil sebagai sampel secara proporsional random sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis uji korelasi Rank Spearman dengan program IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor pembentuk persepsi petani terhadap UMKM di Desa Sari Galuh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau adalah umur, pendidikan formal, pendidikan non formal, tingkat pendapatan, pengalaman bertani, dan lingkungan sosial. Faktor-faktor pembentuk persepsi yang memiliki hubungan yang signifikan dengan persepsi petani terhadap UMKM di Desa Sari Galuh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau adalah umur, pendidikan non formal, tingkat pendapatan, dan pengalaman bertani. Sedangkan yang tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan UMKM di Desa Sari Galuh, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau adalah pendidikan formal dan pengalaman bertani.
Copyrights © 2024