Berbagai kebijakan pemenuhan kebutuhan pangan dilakukan oleh pemerintah, salah satunya melalui kebijakan moneter yang berkaitan dengan pengendalian inflasi. Kondisi inflasi yang rendah dan stabil merupakan prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi berkesinambungan. Hal ini akan memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Untuk menjaga stabilitas harga, Bank Indonesia melakukan pengembangan klaster Volatile Food yang dilakukan dengan penguatan yang sudah ada maupun membentuk klaster baru. Klaster yang sudah ada maupun yang baru dalam mencapai kemandirian klaster menghadapi berbagai titik kritis. Klaster yang sudah ada maupun calon klaster dapat melakukan upaya pemenuhan indikator kemandirian klaster berdasarkan titik kritis yang telah diidentifikasi. Untuk itu berdasarkan lesson learned asesmen lapang, policy brief ini menyusun strategi untuk implementasi kemandirian klaster volatile food. Studi empiris menunjkukkan perlunya kolaborasi dan sinergi program antara klaster yang sudah ada maupun calon klaster, Bank Indonesia dan Dinas Provinsi/Kabupaten agar klaster komoditas pangan strategis mencapai kemandirian klaster di masing-masing wilayah berdasarkan program pengembangan yang telah direkomendasikan. Klaster yang mandiri akan passing out dan dapat direplikasi oleh calon klaster baru.
Copyrights © 2024