Kelapa merupakan pohon kehidupan yang semua bagian tumbuhannya dapat dimanfaatkan. Penggunaan kelapa non-standar untuk bioavtur telah disetujui oleh badan penerbangan internasional (ICAO). Agribisnis kelapa hulu-hilir perlu segera didorong mengingat permintaan produk turunan kelapa semakin meningkat. Indonesia memiliki keunggulan komparatif kelapa karena Indonesia terletak di daerah tropis. Kondisi makro tersebut hendaknya dapat dimanfaatkan Indonesia untuk meningkatkan perekonomiannya melalui hilirisasi sekaligus mensejahterakan pekebun kelapa. Konsep pertanian regeneratif dan pengarusutamaan gender dengan melibatkan peran perempuan dalam pengembangan kelapa genjah dapat menjadikan agribisnis kelapa lebih berkelanjutan. Kemitraan sinergis industri, pemerintah daerah, dan lembaga penelitian kelapa diperlukan untuk meningkatkan nilai tambah kelapa. Kebijakan agribisnis kelapa yang inklusif dan berkelanjutan bertujuan untuk meningkatkan produksi, produktivitas, serta kualitas produk kelapa yang dihasilkan melalui replanting dan penyediaan benih unggul. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani melalui penguatan kelembagaan, akses pasar dan pembiayaan, serta diversifikasi usaha. Kebijakan ini juga berupaya meningkatkan daya saing industri kelapa melalui pengembangan industri hilir dan pembentukan Badan Pengelola Dana Perkebunan yang menangani kelapa hulu-hilir.
Copyrights © 2024