Desa Munggu, yang terletak di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, memiliki masalah kesehatan masyarakat berupa tingginya angka kejadian ISPA. Hal ini disebabkan oleh kualitas udara yang buruk, polusi, kurangnya pengetahuan tentang gejala ISPA, dan rendahnya kesadaran akan praktik kebersihan. Sebagian besar penduduk Desa Munggu beragama Hindu dan memiliki kondisi sosial ekonomi yang baik, namun masih terdapat 2.687 orang yang bekerja di sektor-sektor yang berpotensi terpapar risiko ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran para ibu menyusui di Desa Munggu mengenai gejala dan penanggulangan ISPA melalui kegiatan penyuluhan yang dilakukan bersama Puskesmas Pembantu Desa Munggu. Diharapkan kegiatan ini dapat mengurangi angka kejadian ISPA di desa tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan edukasi. Penyuluhan dilakukan kepada ibu menyusui di posyandu dengan menggunakan media poster dan materi tentang ISPA. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta, dengan nilai rata-rata post-test mencapai 70%, dibandingkan dengan nilai rata-rata pre-test yang hanya 30%. Data ini menunjukkan efektivitas penyuluhan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai ISPA dan langkah-langkah pencegahannya.
Copyrights © 2024