Dalam fenomena bahasa, tidak akan lepas dari fenomena kata serapan dari bahasa asing, hal ini terjadi karena adanya kebutuhan masyarakat dalam berkomunikasi sehari-hari. Fenomen bahasa serapan juga terjadi dalam bahasa Bawean, khususnya dalam wilayah kata serapan Arab ke dalam kata Bawean. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses fonologis bahasa Arab terhadap bahasa Bawean dalam hal pembentukan istilah budaya-budaya di pulau Bawean. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskripsi komparatif sinkronis yang bersumber pada data bahasa Bawean, jenis data berupa nama-nama pada istilah budaya-budaya di pulau Bawean. Data dikumpulkan dengan metode simak dan catat. Data yang telah terkumpul dalam bentuk tulisan dianalisis dengan menggunakan metode agih dan teknik pilah unsur penentu (PUP) kemudian dilanjutkan dengan metode padan untuk menemukan unsur pembeda. Peneliti menemukan kata serapan bahasa Arab ke dalam bahasa Bawean pada beberapa istilah dalam penamaan budaya seperti Rowah-rowah, Dikker, Medher, Sasakbenan, Berkat, Dhurung, Srakalan, dan Molod, pada kedelapan budaya pulau Bawean tersebut akan dibahas secara rinci terkait perubahan fonem, penambahan fonem, pengurangan fonem pada analisis fonologi yang termasuk bagian dari kajian Morfofonologi.
Copyrights © 2024