Penelitian ini mengkaji puisi "Sembuh" karya Tere Liye, yang jarang disorot dibandingkan dengan karya novelnya, melalui pendekatan kritik objektif. Dengan menggunakan metode kualitatif dan teknik studi pustaka, analisis dilakukan terhadap elemen-elemen sastra, termasuk struktur fisik dan batin, untuk mengungkap makna dan nilai yang terkandung dalam puisi. Temuan menunjukkan bahwa diksi sederhana mengandung emosional, pengimajian yang mendalam, serta penggunaan bahasa figuratif memperkaya pengalaman pembaca dan menciptakan suasana melankolis dan misterius. Tema puisi berfokus pada proses penyembuhan dan hubungan antara ingatan dengan perasaan, menggambarkan bahwa meskipun kenangan menyakitkan mungkin memudar, perasaan sesak dan sakit dapat tetap ada. Amanat puisi menekankan bahwa penyembuhan emosional tidak selalu linear dan mengajak pembaca untuk menyadari pentingnya waktu, kesabaran, dan penerimaan dalam menghadapi kompleksitas emosi.
Copyrights © 2024