Dismenorea merupakan kondisi yang sering dialami oleh banyak wanita dan dapat berdampak signifikan pada kualitas hidup mereka. Penanganan dismenorea tidak hanya melalui pengobatan farmakologis, namun juga dapat dilakukan dengan pendekatan non-farmakologi, seperti pengompresan bagian tubuh yang nyeri dengan air hangat, konsumsi makanan bergizi seimbang, serta istirahat yang cukup. Salah satu sumber nutrisi yang penting bagi wanita saat menstruasi adalah kalsium, yang banyak terkandung dalam kedelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi susu kedelai terhadap penurunan nyeri dismenorea primer pada remaja putri. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasy Eksperimen dengan desain Pretest Posttest with Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari 10 siswa pada masing-masing kelompok, dengan uji statistik yang digunakan adalah Paired Sample T-Test dan Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol diperoleh nilai p-value = 0,000, yang berarti ada perbedaan signifikan dalam penurunan skala nyeri dismenorea setelah pemberian susu kedelai dibandingkan dengan pemberian KIE. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa susu kedelai berpengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri dismenorea primer pada remaja putri di SMK Puspa Bangsa Banyuwangi
Copyrights © 2024