Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap kinerja keuangan perusahaan telelomunikasi seluler periode 2018-2023. Dengan menggunakan teknik analisis Du Pont System. Analisis Du Pont System bertujuan untuk memperlihatkan Net Profit Margin, Total Assets Turnover, Return on Investment dan Equity Multiplier yang saling berkaitan untuk menentukan kinerja Return on Equity. Sampel penelitian ini adalah XL Axiata, Tbk; Smartfren Telecom,Tbk; Telkom Indonesia, Tbk ; Indosat, Tbk. Keempat perusahaan ini dipilih karena memiliki fokus produksi pada produk kartu prabayar. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi perbaikan rasio-rasio keuangan untuk meningkatkan pendapatan dengan cara mengoptimalkan aset yang dimiliki sehingga perusahaan bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Hasil penelitian ini menunjukan keempat perusahaan tersebut memiliki nilai NPM, TATO, ROI dan EM yang berfluktuasi selama periode penelitian yang menyebabkan nilai ROE ikut mengalami fluktuasi. Adanya fluktuasi pada nilai ROE perusahaan ini menggambarkan bahwa kinerja keuangan perusahaan kurang baik dikarenakan perusahaan kurang mampu dalam mengefisienkan beban dan mengoptimalkan penggunaan aset yang dimiliki untuk dijadikan pendapatan dan laba bersih. Hasil perbandingan kinerja menunjukan bahwa PT Telkom Indonesia, Tbk memiliki kinerja yang paling baik, PT XL Axiata, Tbk dan PT Indosat, Tbk memiliki kinerja yang cukup baik serta PT Smartfren Telecom, Tbk memiliki kinerja yang paling rendah diantara keempat perusahaan.
Copyrights © 2024