Penelitian ini berfokus pada kemandirian belajar siswa dalam pembelajaran IPS. Topik ini diangkat karena masih banyak siswa yang kurang percaya diri saat diminta tampil di depan kelas serta beberapa di antaranya belum mampu bekerja sama dengan baik dalam diskusi kelompok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh efikasi diri terhadap kemandirian belajar siswa. Penelitian dilakukan di MIN 12 Medan dengan subjek siswa kelas V. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimental, dan pengambilan sampel dilakukan melalui teknik total sampling. Pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, serta tes berupa pretest dan posttest dalam bentuk angket (kuesioner). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik, termasuk uji normalitas, uji paired, dan uji independent t, dengan bantuan software IBM SPSS 25. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala Likert yang terdiri dari pernyataan dengan 4 pilihan jawaban. Hasil dari paired samples test menunjukkan nilai signifikansi (Sig) (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang menandakan adanya perbedaan kemandirian belajar siswa berdasarkan nilai pretest dan posttest. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa efikasi diri berpengaruh terhadap kemandirian belajar siswa.
Copyrights © 2024