Kegunaan penelitian ini mempelajari disposisi matematik pada siswa setelah diterapkannya pembelajaran Accelerated Learning, bagaimana aktivitas dan tanggapan siswa saat pembelajaran, serta adanya tingkat kemajuan pada hasil pembelajaran siswa dengan Accelerated Learning. Selain itu bertujuan untuk menjabarkan bagaimana proses ajar pelajaran matematika pasca diberlakukan Accelerated Learning. Kegiatan penelitian dilakukan pada satu Sekolah Menengah Atas tingkat Swasta di Jakarta Selatan. Metode yang digunakan pada riset ini yaitu Penelitian Tindakan Kelas dengan diberlakukan 2 tahapan pada empat tingkatan kegiatan diantaranya adalah tingkatan perancangan, tingkatan penerapan, tingkatan pengamatan serta tingkatam refleksi. Penelitian ini menggunakan instrumen angket untuk mengetahui skala disposisi matematik, observasi berupa lembaran kegiatan siswa, wawancara, jurnal harian untuk siswa, serta soal tes hasil belajar. Dalam hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan Accelerated Learning untuk menaikan disposisi matematik siswa berjalan maksimal. Didukung dari hasil rata-rata sebesar 65,57% meningkat menjadi 74,34%. Pada bagian percaya diri dari 60,33% menjadi 72,08%, aspek ingin tahu dari 68,29% menjadi 74,76%, aspek rajin dan tekun dari 58,86% menjadi 73,33% siklus II, aspek fleksibel dari 75,71% menjadi 80,10% siklus II, dan aspek reflektif dari 64,65% menjadi 71,43%. Penerapan Accelerated Learning menjadikan aktivitas, respon dan prestasi ajar yang siswa miliki meningkat. Hal ini ditunjukkan pada aktivitas siswa 60,10% berkembang naik 77,94%, angka respon siswa yang positif berkembang dari 59,33% ke 79,00%, dan nilai prestasi ajar siswa miliki berkembang naik dari 48,57% ke angka 88,58%.
Copyrights © 2024