Produk pertanian yang menjadi produk unggulan masyarakat Sutojayan masih belum ditangani secara maksimal, hal ini dikarenakan keterbatasan pengetahuan, teknologi, modal, ketrampilan soft skill maupun hard skill, serta hal-hal lain. Untuk meningkatkan nilai tambah dalam penanganan pasca panen perlu adanya pendampingan pengetahuan, teknologi tepat guna ketrampilan penanganan pascapanen (packaging), pemasaran guna memperoleh standarisasi produk dan meningkatkan nilai tambah. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk pemberian informasi atau materi, transfer pengetahuan teknologi tepat guna, ketrampilan penanganan pascapanen (packaging), pemasaran, diskusi, dan praktek penyuluhan tentang pengemasan produk. Peningkatan kualitas kemasan produk pertanian ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, baik di pasar lokal maupun nasional. Produk dengan kemasan yang baik akan lebih mudah diterima oleh pasar modern yang semakin selektif terhadap kualitas produk. Selain itu, hal ini juga dapat meningkatkan pendapatan petani dan pelaku usaha pertanian di daerah tersebut.
Copyrights © 2024