Seiring majunya tingkat perekonomian masyarakat, tidak terlepas dari bertambahnya jumlah kendaraan pribadi. Pada umumnya, kendaraan yang digunakan oleh sebagian masyarakat pasti melalui jalan yang memiliki persimpangan. Tidak sedikit orang yang meninggal dikarenakan konflik yang terjadi pada persimpangan tersebut. Simpang Terminal Lama dan Simpang Pasar Sunggingan merupakan Simpang yang memiliki konflik dan rawan terjadinya kecelakaan di Kabupaten Boyolali. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisa jumlah arus lalu lintas yang melewati pada persimpangan berdasarkan analisa terhadap kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, dan antrian, serta memberikan rekomendasi yang tepat dalam penanganan permasalahan di Simpang Terminal Lama Penggung dan Simpang Pasar Sunggingan. Metode analisis deskriptif kuantitatif digunakan dengan mengacu pada data lapangan. Analisis data menggunakan Pedoman Kinerja Jalan Indonesia 2023. Hasil Analisis didapatkan nilai derajat kejenuhan pada simpang terminal lama sebesar 0,48 dengan tundaan rata-rata 28 detik/smp dan nilai derajat kejenuhan pada Simpang Pasar Sunggingan sebesar 0,54 dengan tundaan rata-rata 14 detik/smp. Rekomendasi yang diberikan berupa perlu penyediaan simpang terkordinasi. Dengan adanya koordinasi terhadap simpang Pasar Sunggingan dan Simpang Terminal Lama dapat mengurangi tundaan dan mengefesiensikan waktu perjalanan.
Copyrights © 2024