Sebagai wilayah yang menghubungkan berbagai kota-kota besar di pantai utara Jawa, Kabupaten Rembang memiliki peran penting yang perlu didorong upaya pembangunan wilayahnya. Salah satu upaya dalam pembangunan wilayah dapat didasarkan dari sektor unggulan yang ada pada wilayah tersebut. Guna menganalisis sektor unggulan yang ada di Kabupaten Rembang, perlu dilakukan pengolahan data Produk Domestik Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan yang dalam penelitian ini dilakukan pada tahun dasar 2010 periode 2018–2022. Tujuan dilakukannya penelitian agar dapat menjadi pedoman dan rekomendasi bagi Kabupaten Rembang dalam upaya pembangunan wilayahnya. Adapun metode yang digunakan dalam penentuannya adalah dengan menggunakan analisis Location Quotient (LQ) untuk menentukan sektor basis dan Dynamic Location Quotient (DLQ) untuk menentukan prospek dari suatu sektor. Hasil tersebut nantinya akan dilakukan pengelompokan berdasarkan kuadran tipologi klassen guna mengetahui sektor unggulan yang ada di Kabupaten Rembang. Hasil dari penelitian ini adalah sebanyak 6 (enam) sektor, yaitu Pertambangan dan Penggalian, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib, Jasa Pendidikan, Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial, dan Jasa lainnya. Selain itu didapatkan hasil sektor paling berkembang (Informasi dan Komunikasi) dan sektor paling unggulan (Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan) yang dapat menjadi pertimbangan pemerintah dalam pengambilan suatu kebijakan guna meningkatkan potensi dan mendorong peningkatan keluaran terutama pada kedua sektor tersebut agar menjadi sektor unggulan di Kabupaten Rembang pada masa mendatang.
Copyrights © 2024