Semakin mengandalkan teknologi kecerdasan buatan untuk membantu analisis data, pengambilan keputusan, dan pengembangan strategi bisnis. Penelitian ini mengeksplorasi dampak kecerdasan buatan pada profesi akuntansi teritama pada akuntansi syariah dan bagaimana teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pemprosesan transaksi akuntansi syariah. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan yaitu library research. Studi ini mengungkapkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dapat membantu mengotomatisasi pekerjaan-pekerjaan rutin seperti memasukkan data, menyamakan data di berbagai akun, dan membuat laporan keuangan. Kecerdasan buatan juga dapat melakukan analisis data keuangan secara cepat dan mendalam menggunakan teknik seperti machine learning. Namun dalam pelaksanannya, AI juga menghadirkan beberapa tantangan, yaitu masalah etika seperti bias algoritma, kurangnya transparansi dan akuntabilitas perlu diperhatikan. Keamanan data seperti serangan dari pihak yang tidak bertanggung jawab dan kebocoran data pribadi nasabah juga menjadi isu yang penting. Selain itu, belum ada regulasi dan pedoman hukum yang jelas untuk menggunakan AI dalam akuntansi syariah. diperlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan komunitas AI dalam menyusun panduan etika, praktik keamanan data terbaik, serta regulasi yang sesuai prinsip syariah.
Copyrights © 2024