Dismenore merupakan rasa nyeri saat menstruasi yang mengganggu kehidupan sehari-hari wanita dan mendorong penderita untuk melakukan pemeriksaan atau konsultasi ke dokter, puskesmas atau datang ke bidan. Menurut World Health Organization tahun 2017 didapatkan kejadian dismenore sebesar 1.769.425 jiwa (90%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan penanganan dismenorea primer di asrama putri Stikes Salsabila tahun 2022. Desain penelitian ini yang digunakan adalah desain penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional menggunakan teknik sampling purposive, instrumen penelitian menggunakan kuesioner dengan analisa data univariat dan bivariat. Terdapat sebanyak 64 responden (72,7%) yang memiliki pengetahuan baik, 56 responden (63,6%) yang memiliki sikap positif terhadap penanganan dismenore dan 82 responden (93,2%) yang melakukan penanganan dismenore primer secara nonfarmakologi. Sedangkan menurut hasil uji statistik diketahui tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan penanganan dismenore primer (p=0,800) dan tidak ada hubungan antara sikap dengan penanganan dismenore primer (p=0,554).
Copyrights © 2024