Watar Hamu merupakan jenis sorgum lokal yang berasal dari pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Terdapat 4 jenis sorgum lokal yang dibudidayakan oleh masyarakat Sumba sebagai tanaman pelindung (biasanya dibudidayakan di pinggir sawah), pakan ternak dan sebagai makanan selingan. Padahal sorgum dapat diolah menjadi makanan pengganti beras atau tepung sebagai bahan dasar untuk diversifikasi pangan. Tujuan pengabdian ini adalah mengedukasi masyarakat Desa Kuta terlebih para calon ibu, ibu hamil dan ibu mengasihi untuk mengolah sorgum sebagai makanan alternative. Metode pengabdian masyarakat ini dengan memberikan penyuluhan kepada masyarakat warga di wilayah Desa Kuta dengan memberikan ceramah dan informasi tentang manfaat tepung sorgum sebagai pangan alternative. Hasil observasi awal melalui diskusi, 15 orang peserta belum mengetahui cara memanfaatkan tepung sorgum. Setelah dilakukan penyuluhan dan praktek langsung pengolahan tepung sorgum, seluruh peserta memahami cara mengolah tepung sorgum. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dukungan dalam rangka menerapkan dan mengembangkan pangan alternative di Nusa Tenggara Timur sebagai pengentas stunting masa dini. Kesimpulan pengabdian masyarakat kali ini adalah kegiatan berjalan dengan baik dan lancar serta antusias peserta pengabdian masyarakat snagat tinggi.
Copyrights © 2024