Sektor keuangan, khususnya pada tingkat pemerintah daerah, telah mengalami perubahan besar sebagai akibat dari pandemi COVID-19 yang terjadi. Bali merupakan suatu destinasi pariwisata terkenal yang pernah menghadapi tantangan besar sebagai akibat dari penurunan ekonomi global dan lokal yang dipicu oleh pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pandemi COVID-19 terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah Provinsi Bali. Penelitian ini melihat perubahan dalam pendapatan, belanja, rasio kemandirian, efektivitas, efisiensi, dan aktivitas keuangan yang terjadi selama pandemi COVID-19. Metode kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis data keuangan di daerah provinsi Bali. Rasio keuangan termasuk pertumbuhan pendapatan, rasio kemandirian, efisiensi penerimaan PAD, efisiensi pemungutan PAD, dan rasio aktivitas. Penelitian ini juga sangat bermanfaat bagi akademisi, bisnis, dan pembuat kebijakan diantaranya memahami dampak ekonomi yang lebih dalam penyusunan kebijakan, perencanaan bisnis dan strategi keuangan, analisis risiko, dan mengevaluasi efek intervensi pemerintah adalah beberapa manfaat dari penelitian ini. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana pandemi COVID-19 mempengaruhi sektor keuangan dan ekonomi serta bagaimana menghadapi masalah serupa di masa depan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana pandemi berdampak pada struktur keuangan daerah.
Copyrights © 2024