Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengembangan kompetensi sosial guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri 054889 Duriian Mulo dalam mendukung pembelajaran yang inklusif. Pembelajaran inklusif menuntut adanya adaptasi guru terhadap keragaman siswa, baik dalam hal kemampuan, latar belakang sosial, maupun budaya. Oleh karena itu, kompetensi sosial guru menjadi kunci dalam menciptakan suasana pembelajaran yang harmonis, di mana setiap siswa merasa dihargai dan diterima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen, yang melibatkan 30 guru PAI dan 60 siswa di SD Negeri 054889. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi sosial guru PAI berpengaruh signifikan terhadap pembelajaran yang inklusif, dengan peningkatan interaksi positif antar siswa dan pemahaman yang lebih baik terhadap perbedaan. Pembelajaran yang inklusif meningkatkan rasa toleransi, saling menghargai, dan kerjasama antar siswa. Penelitian ini menyarankan perlunya pelatihan dan pengembangan berkelanjutan untuk guru PAI agar mereka lebih siap dalam mengelola kelas yang heterogen dan menciptakan lingkungan yang inklusif.
Copyrights © 2024