Gunung Djati Conference Series
Vol. 48 (2025): RISMA: Riset Magang Mahasiswa Agroteknologi 2019

PENERAPAN JARAK TANAM PADA TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.) var. BATU KARET DI KELOMPOK TANI BUKIT BERKAH ORGANIK

Dewi Salsa (Unknown)
Ahmad Taofik (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Jan 2025

Abstract

Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang cukup strategis untuk dibudidayakan dikarenakan komoditas ini akan dibutuhkan terus menerus diberbagai sektor khususnya kebutuhan rumah tangga. Kebutuhan akan bawang merah akan terus meningkat setiap tahunnya seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, untuk itu produksi bawang merah perlu ditingkatkan salah satunya dengan penerapan teknik budidaya yang tepat. Penerapan jarak tanam merupakan salah satu solusi dalam meningkatkan produksi bawang merah. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang telah dilakukan selama Praktik Kerja Lapangan didukung oleh studi literatur yang ada dapat dikatakan bahwa jarak tanam ideal untuk budidaya bawang merah yakni 20 × 20 cm. Jarak tanam tersebut terbukti dapat menghasilkan bobot segar bawang merah sebesar 75 ton untuk luas lahan 1.300 m2 di kelompok tani Bukit Berkah Organik. Selain itu jarak tanam juga dapat mempengaruhi tinggi tanaman, jumlah daun pertanaman, diameter umbi dan bobot segar umbi bawang merah.

Copyrights © 2025