Penjadwalan produksi di dalam dunia industri, baik industri manufaktur maupun agroindustri memiliki peranan penting sebagai bentuk pengambilan keputusan. Perusahaan berupaya untuk memiliki penjadwalan yang paling efektif dan efisien sehingga dapat meningkatkan produktivitas yang dihasilkan dengan total biaya dan waktu seminimal mungkin. Tujuan penelitian ini adalah menentukan jadwal operasi mesin produksi yang optimal pada perusahaan manufaktur sehingga mendapatkan nilai makespan yang optimal. Penjadwalan dengan nilai makespan optimal yang akan digunakan dalam proses produksi. Dalam proses produksi, penjadwal yang optimal memiliki peran penting untuk meningkatkan efesiensi operasional, terutama di tengah keterbatasan sumber daya seperti kapasitas mesin, tenaga kerja, dan bahan baku. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model optimasi penjadwalan produksi berbasis Mixed-Integer linear programming (MILP) yang dirancang untuk meminimalkan waktu penyelesaian produksi (Makespan) dan memaksimalkan pemanfaatan sumber daya. Hasil penerapan model pada industri manufaktur menunjukan peningkatan efesiensi operasional dengan pengurangan waktu idle mesin sebesar 18% dan peningkatan penggunaan sumber daya hingga 22%.
Copyrights © 2025