Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Vol. 7 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah

MELAMPAUI KONTRADIKSI: DIALEKTIKA HEGEL DAN TRANSFORMASI KESADARAN MODERN

Tirta Alim Wiliam Diaz (Unknown)
Achmad Qodri (Unknown)
Cici Nurhasah (Unknown)
Doni Hidayat (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Oct 2024

Abstract

Dialektika Hegel merupakan konsep fundamental dalam pemikiran filsafat yang menjelaskan perkembangan ide melalui proses tesis, antitesis, dan sintesis. Proses dialektis ini tidak hanya berlaku untuk perkembangan ide, tetapi juga untuk memahami sejarah dan perubahan sosial. Hegel melihat sejarah sebagai ekspresi dari perkembangan kesadaran manusia, di mana konflik dan pertentangan menjadi pendorong utama menuju kebebasan dan rasionalitas. Dalam konteks modern, dialektika Hegel tetap relevan untuk menganalisis berbagai konflik sosial, politik, dan ideologis yang muncul dalam masyarakat. Meskipun konsep ini mendapat kritik, terutama dari Karl Marx yang menekankan pada materialisme, dialektika Hegel menawarkan kerangka untuk memahami dinamika perubahan. Jurnal ini mengkaji konsep dan prinsip dasar dialektika Hegel, penerapannya dalam sejarah, relevansinya di era modern, serta kritik yang dihadapinya, untuk menunjukkan bagaimana pemikiran ini tetap berkontribusi dalam memahami transformasi sosial dan intelektual saat ini.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

tashdiq

Publisher

Subject

Religion Humanities Education Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah adalah jurnal yang terbit 3 kali setahun pada bulan Maret, Juli, dan November. Jurnal ini merupakan jurnal kajian ilmu agama, tidak hanya mengacu pada satu agama saja, ada 6 agama yang diakui di Indonesia bisa diterima pada jurnal ini. Selain itu jurnal ini ...