This research addresses the issue of church servants consuming alcoholic beverages, emphasizing the need for correct understanding and awareness. It explores views and practices regarding alcohol consumption in the context of maintaining purity in ministry. Using narrative analysis and literature study, the research examines cultural and historical perspectives to uncover diverse opinions on this topic. The study highlights the spiritual and moral implications of alcohol consumption and the importance of personal responsibility to God and oneself. By providing insights into this issue, the research aims to guide church servants in making wise decisions about alcohol use outside of service, ensuring their integrity and purity in ministry. The findings undersc ore the need for church ministers to remain accountable in their calling, fostering a commitment to uphold the sanctity of their service.Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan dan praktik terkait konsumsi minuman beralkohol dalam konteks pelayanan. Fokus utama adalah menjaga kesucian dalam pelayanan sebagai pelayan gereja. Dengan menggunakan metode penelitian analisis naratif dan studi literatur dan pemahaman konteks budaya serta historis, penelitian ini mengidentifikasi pandangan yang beragam tentang konsumsi minuman beralkohol. Melalui pendekatan ini, penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana konsumsi minuman beralkohol dipandang dalam konteks spiritual dan moral, serta implikasinya terhadap pelayanan. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi para pelayan gereja dalam mempertimbangkan sikap terhadap konsumsi minuman beralkohol di luar waktu pelayanan, sekaligus mempertahankan kesucian dan integritas dalam panggilan pelayanan.
Copyrights © 2024