Latar Belakang: Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang rawan terjadi bencana alam, diakibatkan karena adanya gunung berapi aktif serta beberapa daerah berbatasan dengan laut. Mahasiswa kesehatan Universitas Respati Yogyakarta (UNRIYO), sebagai calon tenaga kesehatan yang menjadi role model di masyarakat serta bertanggungjawab mempersiapkan diri dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi korban bencana, dituntut memiliki tingkat kesiapsiagaan bencana yang tinggi. Efikasi diri merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesiapsiagaan bencana pada individu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efikasi diri dengan kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa kesehatan UNRIYO. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif non eksperimental dengan desain cross sectional, tipe correlation research. Sampel berjumlah 305 mahasiswa fakultas ilmu kesehatan UNRIYO yang diambil melalui teknik proportionate stratified random sampling. Data diambil melalui pembagian kuisioner kemudian dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil dalam penelitian ini sebagaian besar reponden memiliki tingkat efikasi diri tinggi 92,5% dan kesiapsiagaan bencana dalam kategori siap 96,1%. Hasil pembacaan Fisher’s exact didapat p value = 0,226 (p value > 0,005). Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kesiapsiagaan bencana mahasiswa kesehatan Universitas Respati Yogyakarta.
Copyrights © 2024