Kejahatan dunia maya yang semakin marak terjadi berhasil menarik perhatian berbagai kalangan masyarakat. Hal ini terjadi seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupan manusia atau biasa dikenal sebagai Era Disruptif. Perkembangan teknologi informasi dan akses mudah ke internet telah meningkatkan tindakan kriminal online seperti pencurian identitas, penipuan online, dan penyebaran malware. Penelitian ini berfokus pada pengetahuan keamanan digital Siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama di era disruptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur kepada 10 siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama yang memiliki dan mengoperasikan gadget di Kabupaten Pacitan. Analisis data dilakukan sejak dilakukan penelitian sampai dengan pelaporan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa mayoritas siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama memiliki pengetahuan yang memadai dalam hal keamanan digital walaupun terdapat perbedaan pemahaman. Beragam faktor, seperti latar belakang keluarga, peran guru di sekolah, dan lingkungan mereka menyebabkan perbedaan dalam tingkat pemahaman mengenai keamanan digital. Penelitian ini memiliki kontribusi dalam memberikan wawasan mendalam mengenai keamanan digital yang dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan strategi pendidikan yang lebih efektif dan melindungi mereka dalam lingkungan digital yang semakin kompleks.
Copyrights © 2024