Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi serta volume lalu lintas yang meningkat rekonstruksi jalan diperlukan untuk memperluas atau memperkuat jalan agar mampu menampung beban lalu lintas yang lebih tinggi. Disamping itu juga sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat. Jalan yang diperbaiki dapat meningkatkan aksesibilitas, memudahkan distribusi barang dan jasa, serta mendukung perkembangan wilayah yang lebih luas. Jalan merupakan infrastruktur yang penting bagi masyarakat karena dapat mendorong pertumbuhan ekonomi sehingga pada saat dilaksanakan pembangunan harus dapat dikelola oleh manajemen proyek yang baik. Karena salah satu dampak daripada manajemen yang buruk adalah adanya keterlambatan. Dan hal ini menyebabkan keterlambatan menjadi permasalahan yang sering muncul dalam pembangunan. Seperti halnya pada proyek Rekonstruksi Jalan Ngasem – Dukohkidul yang memiliki target penyelesaian 90 hari kalender atau selesai pada minggu ke-14 tetapi mengalami keterlambatan yang menyebabkan selesai pada minggu ke-20. Tujuan daripada Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jadwal penyelesaian dengan menggunakan metode Critical Path Method untuk mengetahui kegiatan kegiatan yang berada pada jalur kritis. Adapun hasil daripada peneltian ini adalah mendapatkan Jalur kritis pada proyek Rekonstruksi Jalan Ngasem – Dukohkidul untuk kegiatan A1, C4, C2, E7, E2, C3, D1, E3, E4, E5, E6, E1, D2, A3.
Copyrights © 2024