Instrumen literasi membaca pemahaman adalah penilaian untuk mengukur aspek-aspek yang dimiliki peserta didik dalam memahami teks. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen tes dan nontes literasi membaca pemahaman terintegrasi model pembelajaran Project Based Learning dalam pembelajaran Bahasa dan sastra Indonesia di SD. Penelitian ini menggunakan metode R&D (Research and Development) dengan tahapan dari S Thiagarajan, dkk yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu Define (Pendefinisian), Design (perancangan), Develop (Pengembangan), dan Disseminate (Penyebaran). Konstruksi instrument literasi membaca pemahaman diawali dari telaah teori literasi membaca pemahaman, kisi-kisi, rubrik, dan instrument. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kompetensi literasi membaca pemahaman peserta didik adalah 84 dimana indicator paling sulit adalah 50% menentukan makna kalimat bukan dari teks, kategori sesdang, yaitu 70% dalam menjawab indicator menentukan Kesimpulan suatu bacaan, dan kategori rendah sekitar 85% dalam menjawab indicator tanggapan logis. sedangkan hasil uji kelayakan oleh ahli Bahasa sebesar 92,85% berada pada kategori sangat valid dan uji kelayakan dari ketepatan materi sebesar 93,75% berada pada kategori sangat valid.
Copyrights © 2024