Obstruksi jalan napas atas adalah kondisi tersumbatnya saluran napas yang dapat menyebabkan sesak napas dan komplikasi serius. Penyebabnya meliputi trauma, infeksi, iatrogenik, dan epiglotitis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi airway management terhadap kemampuan siswa SMP Ay-Yusufiyah Kota Tangerang dalam menolong korban obstruksi jalan napas. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pretest dan posttest pada 50 siswa. Instrumen penelitian mengukur kemampuan pembebasan jalan napas, dan analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan siswa setelah edukasi, dengan nilai probabilitas 0.000 (p < 0.05). Mean rank hasil posttest sebesar 25,00 dengan seluruh responden menunjukkan peningkatan. Kesimpulannya, edukasi airway management secara signifikan meningkatkan kemampuan siswa dalam menolong korban obstruksi jalan napas. Hasil ini menegaskan pentingnya pemberian edukasi airway management sebagai upaya pencegahan dan penanganan awal yang efektif.
Copyrights © 2024